4 Masalah yang Akan Dihadapi dalam Usaha Jasa

Masalah yang Dihadapi Jasa– nah setelah kita mengetahui definisi dan juga karakteristik dari jasa di artikel ini akan membahas tentang strategi untuk dapat mengelola jasa dari segi penawaran dan permintaan. Dalam strategi ini akan menentukan kesuksesan dalam kita menjual sebuah jasa kepada konsumen kita, sehingga dapat membuat konsumen kita puas.

Jasa merupakan sesuatu yang tidak wujud sehingga kita harus mempunyai strategi untuk dapat mengelolanya dalam segi penawaran dan permintaannya. Untuk lebih mengerti lagi tentang strategi mengelola penawaran dan juga permintaan jasa marilah kita simak penjelasan berikut ini.

Dalam penyesuaian kapasitas dan permintaan perusahaan jasa pada dasarnya sangatlah sulit untuk dilakukan karena jasa mempunyai sifat yang tidak tahan lama. Selain itu juga karena variabilitas dalam jasa juga sangatlah tinggi, ini disebabkan oleh adanya partisipasi konsumen dalam penyampaian jasa, padahal kita tahu setiap konsumen sangatlah unik.

kita tahu bahwa sebagian besar dalam operasi jasa mempunyai batas maksimum kapasitas produksinya. Ini akan menjadi masalah apabila adanya permintaan yang melampaui dari penawaran, maka akan ada kemungkinan perusahaan akan kehilangan sebagian dari pelanggannya ataupun pelanggannya akan terpaksa menunggu.

Baca Juga : Cara Jualan Lewat Facebook Gratis!

Dalam kondisi tersebut sangatlah kontras dengan adanya penawaran yang melebihi dari permintaan. Di situasi itu akan menyebabkan dimana kapasitas produktif tersebut akan menghilang dengan sendirinya karena tidak dapat disimpan. Oleh sebab itu suatu perusahaan yang bergerak dalam jasa perlu memahami faktor-faktor yang membatasi kapasitas dan pola permintaan yang dihadapi.

Dalam waktu (momen) tertentu, jasa akan berkapasitas tetap akan menghadapi salah satu kondisi berikut ini.

1. Adanya permintaan yang berlebihan

Dalam hal ini kan adanya permintaan yang melampaui dari kapasitas maksimum yang tersedia. Akibat dari situasi ini adalah adanya sebagian konsumen yang tidak akan terlayani dan perusahaan akan terancam kehilangan konsumen tersebut.

2. Permintaan yang melampaui kapasitas optimum

Perbedaan dari permintaan yang berlebihan yaitu kondisi disini tidak adanya konsumen yang ditolak ataupun tidak dilayani perusahaan/akan tetapi kondisi ini akan terjadi penuh sesak/ramai, sehingga hampir semua konsumen kemungkinan besar akan berpendapat bahwa adanya penurunan kualitas dari jasa yang diperoleh.

3. Adanya permintaan dan penawaran yang seimbang pada tingkat kapasitas optimum

Situasi ini sangatlah ideal bagi perusahaan penyedia jasa, staf dan fasilitas perusahaan jasa sibuk tanpa harus mempunyai beban kerja yang berlebihan dan para konsumen akan menerima jasa dengan kualitas yang baik tanpa adanya keterlambatan

4.Kapasitas berlebihan

Dalam kondisi ini akan ada permintaan yang dibawah tingkat kapasitas optimum, sehingga adanya sumber daya yang terbuang sia-sia saja.

Pada keempat situasi diatas, kapasitas maksimum yang tersedia dibedakan dengan kapasitas optimum. Adanya permintaan yang melampaui kapasitas maksimum ini akan membuat masalah, karena sebagian pelanggan potensial tidak akan terlayani dan perusahaan kemungkinan besar kan kehilangan mereka selamanya.

Baca Juga : Cara Mendapatkan Uang dari Internet

Apabila terjadi yang sebaliknya dimana permintaan berada pada kapasitas optimum dan maksimum, maka terdapat resiko yang dihadapi perusahaan yaitu tidak semua konsumen yang dilayani pada saat itu akan menerima pelayan yang kurang baik, ini menyebabkan para konsumen tidak puas dengan jasa tersebut.

Dalam demikian itu, ada saatnya optimum dan maksimum sama saja. Sebagai contohnya pada panggung pertunjukan (entah itu musik, dram, teater, ataupun film) di stadion, semakin banyak yang menonton (atau bahkan bila kapasitas terisi penuh), maka para penonton akan merasa gembira dan puas.

Akan tetapi dalam situs tersebut ada pula situasi dimana penonton akan merasakan pelayanan yang lebih baik apabila perusahaan tidak beroperasi dalam kapasitas optimumnya. Kita akan mengambil contoh pada perusahaan fotocopy, kualitas jasa fotocopy akan menurun apabila semua mesin fotocopy terpakai dan jadwalnya sangat padat. Akibatnya kan ada sebagian pelanggan terpaksa harus menunggu giliran.

Ada pendekatan pokok untuk dapat mengatasi masalah fluktuasi permintaan, yaitu dengan cara menyesuaikan tingkat kapasitas untuk memenuhi variansi permintaan dan mengelola tingkat permintaan.

Itulah penjelasan singkat mengenai masalah yang akan dihadapi oleh perusahaan penyedia jasa. Semoga artikel tersebut dapat bermanfaat bagi anda semua dalam mengembangkan usaha jasa anda.

Cari Artikel di Sini



Leave a Reply

*

%d bloggers like this: