Apa itu Manajemen Operasional? (Pengertian, Ruang Lingkup, dan Fungsi)

Manajemen Operasional – Pengertian manajemen operasional adalah desain, pelaksanaan, dan pengendalian operasi yang mengkonversi sumber daya menjadi barang dan jasa yang diinginkan, dan menerapkan strategi bisnis perusahaan.

Dalam artikel manajemen sebelumnya kita telah mengetahui bagaimana cara memenajemen risiko dan konflik yang terjadi pada lingkungan bisnis. Manajemen ini akan memudahkan kita dalam setiap kegiatan bisnis.

Sama seperti perang, ada banyak sekali risiko yang mungkin terjadi. Selain si jendral yang harus bisa meminimalkan risiko setiap strategi, ia juga harus bisa memastikan setiap pasukannya bergerak dan menjalankan misi dengan sempurna. Nah dalam istilah manajemen kemampuan ini disebut juga dengan manajemen operasional.

Apa itu sebenarnya manajemen operasional? Kesempatan kali ini akan kita ketahui bersama hal tersebut. Mulai dari pengertian, kemudian ruang lingkup yang termasuk dan apa saja fungsi serta manfaat manajemen operasional. Kalau begitu langsung saja kita mulai, selamat membaca.

Artikel Lain : Manajemen Produksi, Cara Terbaik Optimalkan Produksi

Pengertian Manajemen Operasional

Secara umum manajemen operasi merupakan bidang manajemen yang bersangkutan dengan merancang dan mengendalikan proses produksi. Manajemen ini juga bisa dimanfaatkan untuk mendesain ulang operasi bisnis dalam produksi barang atau jasa.

Pengertian ini sesuai dengan arti kata operasional yang terdapat dalam kbbi yaitu bersifat operasi, berhubungan dengan operasi. Nah operasi yang dimaksud disini adalah proses produksi, mulai dari SDM, bahan baku dan lain sebagainya.

Sedangkan definisi manajemen operasional, menurut businessdictionary.com adalah desain, pelaksanaan, dan pengendalian operasi yang mengkonversi sumber daya menjadi barang dan jasa yang diinginkan, dan menerapkan strategi bisnis perusahaan.

Artikel Lain : Pengertian Manajemen Strategi, Tujuan dan Manfaatnya

Pada pelaksanaannya manajemen ini selalu berkaitan dengan perencanaan, pengorganisasian dan pengawasan dalam konteks produksi, manufaktur atau penyediaan jasa. Dengan demikian, prosesnya akan terfokus untuk memastikan input akan berubah menjadi output dengan cara yang efisien. Input sendiri bisa mewakili apa pun mulai dari bahan, peralatan dan teknologi untuk sumber daya manusia seperti staf atau pekerja.

Ruang Lingkup Manajemen Operasional

Nah kalau kita lihat, manajamen operasional memiliki konsen pada beberapa aspek. Aspek pertama adalah perencanaan sistem produksi. Bagian ini bertujuan agar hasil produksi sesuai dengan keinginan pelanggan mulai dari kualitas, harga dan keuntungan.

Aspek kedua yaitu pengendalian produksi. Dalam bagian ini rencana yang telah dibuat harus dikendalikan akan agar sesuai dengan tujuan. Sehingga apa yang telah direncanakan bisa terlaksanana dengan baik dan memberikan hasil maksimal.

Artikel Lain : Apa itu Manajemen Rumah Sakit? Peran dan Prospeknya

Aspek ketiga yang menjadi konsen dari manajemen operasional adalah sistem informasi produksi. Artinya informasi yang ada harus diterima dan diolah secara tepat. Agar proses produksi dapat berjalan dengan efisien. Sistem informasi ini terbagi menjadi tiga yaitu informasi internal, informasi pelanggan, dan informasi pasar.

Yang tak kalah pentingnya juga adalah aspek lingkungan. Bagian ini berperan dalam melihat perkembagan dan kecenderungan yang ada pada lingkungan. Sehingga langkah yang diambil bisa bermanfaat secara efisien serta meningkatkan produksi.

Fungsi Manajemen Operasional

Dengan melaksanakan manajemen operasional secara tepat, bisnis kita bisa lebih produktif. Nah secara khusus manajemen operasional ini memiliki beberapa fungsi, diantaranya.

Artikel Lain : 5 Proses Dasar Manajemen Proyek

Dengan manajemen operasional sebuah perusahaan bisa menentukan perencanaan kualitas dan kuantitas untuk bahan baku yang digunakan dalam proses produksi. Selain itu waktu dan mobilitas yang diperlukan untuk produksi juga akan lebih efisien.

Kemudian perusahaan juga akan lebih hemat karena dalam proses produksi yang dilakukan akan sangat efektif karena sudah terencana dab terorganisir. Proses dan hasil produksi pun bisa dipertanggungjawabkan baik itu dari sisi kualitas maupun kuantitas.

5 Langkah Efektifkan Manajemen Operasional

Agar manajemen operasional dapat berjalan dengan baik ada 5 langkah yang bisa kita lakukan seperti berikut ini :

Menyatukan Tujuan

Senjata yang paling ampuh adalah senjata yang memiliki tujuan jelas dan berspesifikasi tinggi. Sama halnya dengan manajemen operasional, semakin jelas dan spesifik tujuan maka manajemen akan semakin efektif. Selain itu karena dalam suatu proses memerlukan banyak tenaga dan pikiran, maka kita perlu menyatukan atau berbagi tujuan yang sama.

Artikel Lain : Cara Optimalkan Waktu Menjadi Lebih Bermanfaat

Mengenali Peran

Mendefinisikan peran individu dalam kerangka akan membantu mencegah tumpang tindih yang tidak perlu dan juga pemborosan sumber daya. Setiap orang bisa berfokus pada pekerjaannya masing-masing. Untuk operasi pemasaran yang melibatkan lebih dari satu tim, keputusan bisa ditentukan oleh masing-masing tim atau berpusat pada satu orang.

Rancangan Efisien dan Adaptif

Agar bisa berjalan semulus mungkin, kita harus membuat perencanaan yang eifsien berdasarkan keadaan. Nah untuk merancang proses yang efisien tersebut pasti akan ada beberapa trial and error, sehingga diperlukan adaptasi seperlunya dari rancangan tersebut.

Menganalisa Kinerja

Sejalan dengan ruang lingkupnya, kita perlu menganalisa data-data yang dihasilkan apakah telah sesuai dengan keinginan dan tujuan yang kita buat. Menggunakan data untuk mengukur kinerja pemasaran. Dengan begitu kita bisa melihat dan menyesuaikan manajemen operasional yang kita perlukan.

Artikel Lain : 20 Definisi Manajemen Menurut Para Ahli

Memanfaatkan Teknologi

Dengan pemanfaatan teknologi kita bisa lebih sedikit memakan waktu saat mengerjakan pekerjaan-pekerjaan berat. Misalnya saja dengan internet kita bisa mengakses informasi mulai dari informasi pasar terkini, berbagi data dan lain sebagainya secara lebih cepat.

Nah itulah tadi sedikit mengenai manajemen operasional. Harapanya ketika manajemen operasional ini kita terapkan produksi kita akan semakin meningkat karena proses produksi yang lebih efisien. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua.

Apabila anda memiliki pertanyaan, kritik dan saran mengenai artikel ini dapat anda sampaikan kepada kami melalui kotak komentar yang tersedia. Saya mohon maaf untuk kesalahan yang ada, saya cukupkan sekian dan terima kasih. Sampai jumpa diartikel selanjutnya.


Cari Artikel di Sini


Leave a Reply

*

%d bloggers like this: