Bagaimana Mekanisme Manajemen Go-Jek?

Manajemen GO-JEK – Sekarang ini siapa yang tahu dengan namanya Go-Jek? Yang mana Go-Jek telah menjadi sebuah tren di masyrakat. Bukannya menjadi sebuah tren tapi dengan kemunculan Go-Jek ini juga sangatlah membantu kebutuhan akan transportasi yang mudah dan cepat.

Dalam kutipan dari http://seputarpengertian.blogspot.co.id, Go-Jek juga dapat diartikan sebagai perusahaan yang berbasis pada jiwa sosial yang memberi panutan (pemimpin) revolusi industri transportasi ojek.

Go-Jek ini bekerjasama dengan para penegndara ojek serta pengemudi montor yang mana pertama kali muncul di Jabodetabek dan sekarang ini telah merambah beberapa kota besar seperti Bandung, Bali, Surabaya, serta Yogyakarta.

Go-Jek memberikan sebuah solusi dalam pengiriman barang, pesan antar makanan, berbelanja serta berpergian di tengah kemacetan kota-kota besar. Go-Jek mulai berdiri pada tahun 2011, didirikan oleh Nadiem Makarim.

manajemen go-jek

dalam go-jek perlu relasi yang banyak (image : google)

Awal mula berdirinya Go-Jek ini sangat mendapat tentangan dari banyak pihak, seperti para pengemudi ojek konvesional serta pemerintah. Pengemudi ojek konvensional mengeluhkan pendapat mereka yang berkurang.

Bahkan yang lebih tragisnya lagi ada beberpa pengemudi Go-Jek yang dianiaya oleh beberapa kelompok orang hingga akibatnnya mereka sampai masuk rumah sakit dan juga ada yang meniggal dunia.

ini berakibat pada Go-Jek yang dilarang dibeberapa kawasan yang ada. Pemerintah juga mempertanyakan landasan berdirinya dari Go-Jek ini, karena dalam undang-undang kendaran roda dua (montor) bukan alat transportasi.

Akan tetapi saat ini peminat/ pengguna dari Go-Jek ini masih banyak dan mungkin akan meningkat. Ini dikarenakan biaya serta kemudahan dalam memesannya. Dan bila kita lihat setiap ada pembukaan lowongan pekerjaan sebagi driver Go-Jek ada ribuan yang menyerbunya.

Di karenakan gaji yang lumayan besar, ada juga yang rela resain dari kanor hany untuk bekerja menjadi driver Go-Jek. Pembagian hasi dari Go-Jek ini adalah 80% bagi pengemudi serta 20% bagi kantor GO-Jek.

Awalnya driver Go-Jek akan difasilitasi dengan HP serta jaket yan pembayarannya di potong dari pengahasilan mereka.

Terima kasih telah membaca artikel kami. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Sampai jumpa pada artikel yang lainnya.

 

Cari Artikel di Sini



Leave a Reply

*

%d bloggers like this: