3 Point Penting yang Perlu Diperhatikan Saat Investasi Reksadana Saham

Berinvestasi dalam reksa dana saham membutuhkan sifat kehati-hatian yang tinggi. seperti halnya investasi saham lainnya, reksa dana saham masuk dalam salah satu jenis investasi dengan risiko yang paling tinggi. Jika produk investasi deposito mempunyai risiko yang kecil, investasi reksa dana saham mempunyai risiko yang lebih tinggi sehingga investasi ini dianjurkan bagi orang orang yang berencana menanamkan modalnya dalam jangka panjang minimal 5 tahun.

Tingginya risiko yang mungkin akan dihadapi membuat seseorang tidak disarankan untuk berinvest secara asal asalan. Investasi reksa dana saham merupakan sebuah penanaman modal melalui reksa dana menjadi saham saham yang terdapat dalam Bursa Efek. Tingkat risiko yang tinggi tentunya akan sebanding dengan returnnya. Hal inilah yang membuat reksa dana tampak sebagai sebuah investasi yang menggiurkan.

Bagi anda yang tergolong masih pemula dalam dunia investasi saham tidak perlu lagi khawatir dengan risiko kehilangan dana karena terjadi kesalahan dalam memprediksi. Reksa dana saham menawarkan kemudahan bagi para calon investor yang ingin mengetahui cara belajar investasi reksa dana saham dengan hanya bermodalkan uang sebesar Rp 100.000,00 saja. Dengan modal sebesar itu, memang keuntungan yang didapat akan sedikit pula namun setidaknya anda bisa mempelajari mekanisme berbisnis melalui reksa dana saham dengan budget yang minim.

Tidak diperlukan kepintaran dalam dunia investasi saham karena anda bisa memilih manajer investasi dimana manajer investasi akan membantu sepenuhnya pengelolaan saham para investor. Bahkan investor yang masih sangat baru dan awam pun dapat berinvestasi dengan aman menggunakan bantuan para manajer investasi ini.

Harga saham naik dan turun dengan cepat sehingga perlu keahlian dalam membaca situasi dan mempredikasi secara cermat dalam investasi reksa dana ini. Prinsip yang dipakai dalam jual beli saham cukup sederhana, jika harga saham turun, anda harus membeli. Namun, jika naik turunnya begitu cepat, investasi saham akan menjadi riskan. Jika salah predikasi risiko uang melayang menjadi sangat tinggi.

Intuisi menjadi sangat penting dipakai dalam reksa dana ini. intuisi dapat digunakan untuk membaca pergerakan saham. Namun begitu, secara perlahan para investor pemula akan semakin awas dengan naik dan turunnya harga saham serta paham kapan harus membeli atau menjual sahamnya. Cepatnya fluktuasi harga saham akan membuat investasi macam reksa dana saham lebih dianjurkan bagi mereka yang melakukan investasi jangka panjang sekitar 5 sampai 10 tahun.

Paling tidak anda harus paham 3 poin penting dibawah ini terlebih dulu sebelum memilih terjun langsung dalam dunia investasi reksa dana saham.

1. Perbandingan

Jika anda tertarik dengan beberapa prospekktus, anda harus membuat perbandingan terlebih dulu.

2. Performa

Perhatikan juga performa reksa dana saham di periode yang lalu. Anda harus bisa mengamati apakah kinerjanya selalu konsistem berada di atas performa indeks pasar atau tidak.

3. Pergerakan

Perkirakan juga pergerakan ekonomi di masa yang akan datang. Hal ini memang menjadi hal tersulit dan banyak pertimbangan maka dari itu anda harus jeli dalam menganalisa informasi.

Dikutip dari cermati.com, naik turunnya saham menuntut kita untuk konsisten. Dalam berinvestasi anda harus menetapkan target dari awal. Jika harga saham sudah naik sesuai dengan target, maka segera jual saham anda. Bagi para pemula, tidak perlu menunggu bertahun tahun untuk menjual saham. Keuntungan atau selisih yang didapat di awal bukan menjadi suatu hal yang begitu penting karena seiring berjalannya waktu, pasti anda akan menjadi lebih jeli kapan saham perlu dibeli dan kapan harus dijual kembali.

Cari Artikel di Sini


3 Point Penting yang Perlu Diperhatikan Saat Investasi Reksadana Saham | Admin | 4.5
%d bloggers like this: