Pengertian Prinsip Ekonomi, Ciri-Ciri dan Jenis-Jenisnya

Pengertian prinsip ekonomi merupakan sebuah usaha mendapatkan hasil tertentu dengan pengorbanan yang seminimal mungkin. Selain itu, prinsip ekonomi juga dapat diartikan sebagai salah satu tindakan dalam rangka memenuhi kebutuhan tertentu dengan biaya seminimal mungkin. Prinsip ekonomi ada agar pelaku ekonomi mencapai keefektifan dan keefisienan yang tinggi dalam suatu usaha pemenuhan kebutuhan ekonominya.

CIRI-CIRI PRINSIP EKONOMI

Setelah memahami pengertian prinsip ekonomi tadi, maka akan kami sajikan beberapa ciri dari prinsip ekonomi. Adapun ciri-ciri prinsip ekonomi adalah :

  1. Selalu berhemat.
  2. Selalu mengutamakan kebutuhan yang terpenting atau prioritas terlebih dulu.
  3. Merinci kebutuhan hidup dari yang paling penting hingga kebutuhan yang tidak terlalu penting.
  4. Bertindak rasional dan ekonomis dengan menentukan kebutuhan menggunakan perencanaan yang matang.
  5. Bertindak dengan prinsip “pengeluaran biaya diikuti dengan hasil yang didapat”.

JENIS-JENIS PRINSIP EKONOMI

Jenis-jenis prinsip ekonomi terbagi menjadi tiga macam, yaitu :

1. Prinsip produsen

Prinsip ini digunakan untuk menentukan bahan baku, alat produksi, dan juga biaya produksi dari sebuah bahan baku menjadi bahan jadi. Prinsip ini menekankan pada bahan baku serendah mungkin untuk menghasilkan produk dan barang yang berkualitas mumpuni.

2. Prinsip penjual atau pedagang

Prinsip ini digunakan untuk melakukan berbagai macam usaha agar dapat memenuhi selera dari konsumen. Prinsip ini menekankan pada promosi ataupun iklan, reward hadiah, dan lain sebagainya yang masih berhubungan dengan tujuan supaya memperoleh banyak pelanggan dan keuntungan menjadi semakin besar.

3. Prinsip pembeli

Prinsip ini digunakan untuk mendapatkan produk barang ataupun jasa yang bermutu dengan kualitas baik namun biayanya seminimal mungkin.

DAMPAK PEMAKAIAN PRINSIP EKONOMI

Dari ketiga macam jenis prinsip tersebut, akan timbul beberapa hal yang dilakukan oleh para pelaku ekonomi, diantaranya adalah :

1. Bertindak ekonomis

Dimana pelaku ekonomi akan bertindak ekonomis untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya dengan cara yang lebih rasional. Seseorang yang bertindak ekonomis dicerminkan dari keseimbangan antara hasil yang diperoleh dengan biaya yang dikeluarkan. Dimana kebutuhan tetap dapat terpenuhi dengan pengorbanan atau biaya seminimal mungkin.

2. Berpikir ekonomis

Dimana pelaku ekonomi akan selalu berpikir untuk mencari cara agar apa yang didapat dari alam dapat mempunyai nilai guna yang lebih tinggi. Seorang pelaku ekonomi yang berpikir ekonomis dapat dilihat dari kegiatannya dalam melakukan tindakan produksi.

Cari Artikel di Sini



Leave a Reply

*

%d bloggers like this: