Pengertian Zaman Praaksara

Praaksara adalah zaman dimana makhluk hidup khususnya manusia belum mengenal tulisan. Praaksara juga dapat diartikan sebagai zaman ketika manusia belum menggunakan tulisan karena memang belum ada tulisan. Praaksara sebenarnya mempunyai arti yang sama dengan nirleka. Pra mempunyai arti sebelum, sedangkan aksara berarti tulisan, jika digabungkan menjadi sebuah zaman sebelum mengenal tulisan. Sedangkan nir berarti tidak ada, dan leka adalah tulisan, jika diartikan menjadi zaman saat tidak ada tulisan.

DIMULAINYA PRAAKSARA

Zaman praaksara yang diketahui oleh para ilmuwan tentunya dimulai sejak adanya manusia di muka bumi. Menjadi pertanyaan kemudian adalah sebenarnya kapan tepatnya manusia mulai ada di muka bumi sehingga menjadi pertanda dimulainya zaman praaksara?

Hingga saat ini belum banyak ilmuwan yang dapat menunjukkan secara pasti kapan waktu tepat keberadaan manusia di muka bumi. Untuk menjawabnya, tentu anda harus terlebih dulu memahami kronologi perjalanan kehidupan manusia di bumi dalam rentang waktu yang cukup lama sekitar 2500 juta tahun yang lalu.

BERAKHIRNYA PRAAKSARA

Setelah mengetahui kapan dimulainya zaman praaksara dan mencari tahu pengertian dari kata praaksara, tentunya anda semua dapat dengan mudah menentukan kapan berakhirnya zaman praaksara ini. zaman praaksara tentunya berakhir setelah para manusia di muka bumi mulai mengenal aksara atau tulisan. Hal itu telah terjadi berjuta-juta tahun yang lalu yang dapat dibuktikan dengan banyaknya penemuan tulisan-tulisan yang terukir dalam sebuah batu atau prasasti yang banyak ditemukan oleh para ilmuwan.

TRADISI ZAMAN PRAAKSARA

Zaman praaksara telah terjadi berjuta-juta tahun silam. Tentunya, terdapat beberapa tradisi praaksara yang diwariskan oleh nenek moyang bangsa Indonesia, diantaranya adalah :

  1. Tradisi hidup berpindah-pindah (nomaden) yang ada di zaman Paleolitikum.
  2. Tradisi manusia hidup setengah menetap (semisedenter) yang ada di zaman Mesolitikum.
  3. Tradisi manusia hidup menetap yang ada pada zaman Neolitikum.
  4. Tradisi menggunakan alat-alat berukuran besar pada zaman Megalitikum, dan
  5. Tradisi menggunakan alat-alat berupa kapak yang terbuat dari logam pada zaman Perundagian.

Cari Artikel di Sini


Leave a Reply

*

%d bloggers like this: