Pengertian Observasi, Kelebihan & Kekurangannya

Pengertian Observasi adalah aktivitas terhadap suatu proses atau obyek dengan maksud merasakan dan kemudian memahami pengetahuan dari adanya sebuah fenomena yang didasarkan pada pengetahuan dan gagasan yang sudah diketahui sebelumnya, untuk memperoleh informasi-informasi yang diperlukan guna melanjutkan sebuah penelitian.

CARA OBSERVASI YANG EFEKTIF

Cara observasi yang dianggap paling efektif adalah dengan melengkapi melalui pedoman observasi atau pedoman pengamatan seperti format atau blangko pengamatan. Format tersebut disusun sedemikian rupa yang berisikan item-item mengenai kejadian ataupun tingkah laku yang digambarkan akan terjadi. Setelah itu, peneliti akan memberikan tanda checklist pada kolom yang telah disediakan dalam format tersebut. orang yang melakukan pengamatan biasanya disebut sebagai pengamat.

KELEBIHAN OBSERVASI DALAM PENELITIAN

Sebagai sebuah metode dalam penelitian, tentunya observasi mempunyai beberapa kelebihan yang dapat dijadikan sekaligus sebagai manfaat, diantaranya adalah :

  1. Dapat mencatat hal-hal, perilaku pertumbuhan, dan lain sebagainya pada saat kejadian tersebut berlangsung atau saat perilaku terjadi.
  2. Dapat memperoleh data dari subyeknya secara langsung, baik yang dapat berkomunikasi verbal maupun non verbal.

KELEMAHAN OBSERVASI DALAM PENELITIAN

Meskipun begitu, ternyata observasi juga mempunyai beberapa kelemahan, yaitu :

  1. Diperlukan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan hasil dari sebuah kejadian.
  2. Pengamatan terhadap sebuah fenomena yang berlangsung lama, tentunya tidak dapat dilakukan secara langsung.
  3. Adanya kegiatan-kegiatan tertentu yang tidak mungkin diamati oleh pengamat, misalnya hal-hal yang berkaitan dengan pribadi individu.

JENIS-JENIS METODE OBSERVASI

Sebagai sebuah metode, observasi mempunyai beberapa macam jenis. Jenis-jenis observasi menurut Marie Johada adalah sebagai berikut :

1. Obsevasi partisipasi

Merupakan salah satu jenis observasi yang digunakan untuk penelitian yang bersifat eksploratif. Suatu observasi disebut sebagai observasi partisipasi apabila pengamat ikut ambil bagian dalam kehidupan observasi.

2. Observasi sistematik

Merupakan salah satu jenis observasi yang juga dikenal sebagai observasi berkerangka. Sebelum mengadakan observasi, biasanya pengamat akan terlebih dulu membuat kerangka mengenai berbagai macam faktor dan ciri-ciri dari obyek yang akan diobservasi.

3. Observasi eksperimental

Merupakan salah satu jenis observasi yang mempunyai ciri-ciri berupa situasinya dibuat sedemikian rupa sehingga observasi tidak diketahui maksudnya, dibuat variasi situasi guna menimbulkan tingkah laku tertentu, observasi dihadapkan pada situasi yang seragam, situasi tersebut ditimbulkan dengan sengaja, faktor-faktor yang tidak diinginkan pengaruh dikontrol dengan sangat cermat, dan aksi beserta reaksi dari observasi dicatat dengan teliti.

Cari Artikel di Sini



Leave a Reply

*

%d bloggers like this: