Pengertian Singkat Menggambar, Unsur dan Tekniknya

Pengertian Menggambar menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kegiatan meniru barang, orang, binatang, dan sebagainya yang dibuat dengan coretan pensil atau alat lainnya pada sebuah kertas. Output dari kegiatan menggambar ini bukan hanya perihal menirukan sebuah obyek, namun juga lebih pada menyampaikan pesan tentang apa yang dirasakan oleh si pembuat gambar. Bahkan, tidak jarang jika kita dapat mengetahui kondisi emosi seseorang melalui sebuah gambar yang dibuat dengan tangannya langsung.

PERBEDAAN MENGGAMBAR DAN MELUKIS

Sepintas, menggambar dan melukis merupakan sebuah kegiatan yang sama. Namun, tahukah anda jika dua jenis kegiatan tersebut punya perbedaan mendasar? Dari media yang digunakan, menggambar cenderung memakai alat dan bahan yang bersifat kering seperti pensil warna, pena, maupun krayon. Sedangkan melukis cenderung menggunakan media yang sifatnya cair seperti cat air, minyak, akrilik, dan juga kuas. Sedangkan dalam tahapan dan metode atau teknik yang digunakan, baik menggambar maupun melukis kurang lebih mempunyai tahapan dan teknik yang sama.

UNSUR – UNSUR & TEKNIK MENGGAMBAR

Unsur dalam kegiatan seni menggambar pada dasarnya sama dengan unsur yang ada dalam sebuah seni rupa secara umum seperti titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur, dan juga gelap terang atau intensitas warna. Kesemua unsur tersebut dapat disatukan atau dipilih salah satu guna menghasilkan sebuah karya gambar yang menarik dipandang.

Dalam menghasilkan sebuah karya seni dari menggambar, biasanya seseorang akan menggunakan sedikitnya salah satu dari teknik menggambar berikut ini :

  1. Teknik pointilis, yang menekankan pada teknik menggambar menggunakan titik – titik hingga membentuk obyek.
  2. Teknik Dussel (Gosok), yang menghasilkan sebuah gambar berkesan gelap terang atau tebal tipis.
  3. Teknik Siluet (Blok), dengan menutup obyek gambar menggunakan satu warna sehingga menimbulkan kesan blok.
  4. Teknik Arisir, dengan cara menggoreskan pensil, spidol, tinta, dan alat lainnya berupa garis berulang yang membuat kesan sebuah gradasi atau dimensi.
  5. Teknik Aquarel (Sapuan Basah), yang menggunakan bantuan media yang dicampur dengan air di atas kertas, kain, atau bidang gambar lainnya.

Cari Artikel di Sini


Leave a Reply

*

%d bloggers like this: