Pengertian Hukum Kebiri, Jenis dan Teknik Pelaksanaannya

Pengertian Hukum kebiri adalah sebuah aturan atau perangkat hukum yang mengatur tentang pengebirian. Sedangkan pengebirian sendiri merupakan sebuah tindakan yang didasarkan pada medis melalui penghapusan testis dan penis maupun organ seks eksternal milik kaum laki-laki. Di Indonesia, hukum kebiri sedang hangat diperbincangkan menyusul dengan meningkatkan angka pelaku pemerkosaan dan pedofilia yang menunjukkan kemerosotan angka moralitas. Di belahan dunia lain, khususnya Eropa, bahkan hukuman kebiri sudah diberlakukan sejak Abad Pertengahan.

TIGA JENIS PELAKSANAAN KEBIRI

Seorang peneliti dari Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) bernama Erasmus A.T. Napitupulu menilai bahwa penerapan hukuman kebiri bagi para pelaku kejahatan seksual tidak menjamin jumlah kejahatan seksual otomatis turun. Dari penelitiannya, setidaknya terdapat beberapa Negara yang tercatat mempunyai tiga jenis pelaksanaan hukuman kebiri.

Pertama hukuman kebiri dilakukan dengan wajib (mandatory). Hukuman kebiri jenis ini diberikan kepada pelaku seiring dengan putusan Hakim. Jenis hukuman ini banyak ditemukan di Polandia, Moldova, dan beberapa bagian di Amerika Serikat. Kedua, hukuman kebiri dilakukan dengan discretionary atau diskresi Hakim yang menangani perkara dan bentuknya adalah pidana tambahan. Negara penganutnya adalah Korea Selatan. Ketiga, hukuman kebiri secara voluntary oleh pelaku yang banyak digunakan oleh Inggris, Jerman, Australia, dan sebagian negara di Amerika Serikat.

TEKNIK HUKUMAN KEBIRI

Ada dua macam teknik hukuman kebiri yang nantinya akan dilakukan jika telah disetujui, yaitu kebiri fisik dan kebiri kimiawi. Kebiri fisik dilakukan dengan mengamputasi organ seks eksternal pemerkosa sehingga pelakunya akan kekurangan hormon testosteron sehingga meminimalisir dorongan seksualnya. Sedangkan kebiri kimiawi dilakukan dengan cara menyuntikkan zat kimia antiandrogen ke tubuh seseorang supaya produksi hormon testosteron di tubuh akan berkurang.

KEBIRI DALAM PANDANGAN ISLAM

Perlu diketahui bahwa menurut mayoritas umat Islam, menjatuhkan hukuman kebiri kepada para pelaku pedofilia dan kejahatan seksual hukumnya adalah haram. Para ulama dan juga pihak terkait bahkan telah melakukan penelitian dan pembahasan serta mengeluarkan fatwa terkait hukuman tersebut.

Terdapat banyak sekali landasan yang dipakai para ulama untuk menentukan hukum dari hukuman kebiri tersebut dengan berbagai macam alasan. Salah satunya adalah hukuman kebiri dinilai lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya. Selain itu, pengenaan hukuman kebiri juga bertentangan dengan syariat Islam. Bahkan, pengebirian pelaku kejahatan seksual dan pedofilia dirasa belum mampu membuat jera para pelakunya.

Demikian tadi pembahasan mengenai hukum kebiri yang dapat kami sampaikan. Semoga informasi dalam artikel ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi anda semua. Terimakasih.


Cari Artikel di Sini


Leave a Reply

*

%d bloggers like this: