Pengertian Hipertensi dan Faktor-Faktor Pemicunya

Pengertian Hipertensi adalah keadaan kronis di saat tekanan darah yang ada pada dinding pembuluh arteri (darah bersih) meningkat. Nama lainnya yang lazim digunakan di Indonesia adalah tekanan darah tinggi. Keadaan ini seringkali jarang menunjukkan gejala dengan jelas sehingga dijuluki “si pembunuh diam-diam”. Memeriksakan tekanan darah merupakan satu-satunya jalan untuk mengetahui kadar tekanan darah anda. Sebaiknya orang dewasa memeriksakan tekanan darahnya satu kali per lima tahun.

Pengertian Hipertensi berpotensi memicu penyakit ginjal, stroke, atau serangan jantung. Hal itu disebabkan apabila tekanan darah pada dinding arteri terlalu tinggi. Tekanan tersebut dipengaruhi oleh seberapa kuatnya darah melakukan penekanan terhadap dinding arteri pada saat jantung memompanya ke seluruh tubuh.

Tekanan darah normal berada di bawah angka 120 per 80 atau 120/80 mmHG yang menunjukkan bahwa tekanan sistolik 120 mmHG dan tekanan diastolik 80 mmHG. Tekanan sistolik terjadi di saat jantung memompa darah keluar. Adapun tekanan diastolik terjadi di saat jantung sedang tidak berkontraksi. Apabila hasil beberapa pemeriksaan mencapai 130/90 mmHG, maka akan divonis sebagai pengidap tekanan darah tinggi.

Faktor Pemicu Hipertensi

Dari sekian banyak kasus yang ditangani dokter, belum ada kepastian terkait penyebab hipertensi. Semakin usia seseorang bertambah, maka kemungkinan tekanan darah seseorang pun akan meningkat. Ada beberapa faktor yang diduga sebagai pemicu peningkatan tekanan darah seseorang. Faktor-faktor tersebut antara lain sebagai berikut.

  1. Minuman beralkohol
  2. Minuman berkafein seperti kopi
  3. Kurang olahraga
  4. Jarang makan sayur dan buah
  5. Keturunan keluarga yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi
  6. Berat badan berlebih
  7. Usia 65 tahun ke atas

Kebiasaan gaya hidup sehat dengan cara menghindari atau meminimalisir faktor pemicu di atas akan mengurangi risiko hipertensi anda sehingga terhindar dari kebiasaan mengonsumsi obat penyembuhan. Memeriksakan diri secara rutin juga akan membantu anda mendiagnosis tekanan darah tinggi di tahap awal. Dengan begitu, akan ada kemungkinan untuk berusaha mengembalikan tekanan darah ke tingkat normal.

Mencegah pengertian hipertensi lebih baik dan lebih mudah daripada mengobatinya. Oleh karenanya, sebaiknya dilakukan pencegahan sedini mungkin. Mendiamkannya berlarut-larut akan menyebabkan komplikasi berujung kematian atas pengidapnya.


Cari Artikel di Sini


Leave a Reply

*

%d bloggers like this: