Pengertian DNA Manusia dan Fungsi Umumnya

Pengertian DNA adalah merupakan biomolekul yang didalamnya menyimpan dan menjadikan sandi perintah-perintah genetika pada setiap makhluk hidup dan virus. DNA mempunyai lain yaitu Asam Deoksiribonukleat. Setiap makhluk hidup dan virus di dalam tubuh mereka pasti terdapat DNA ini. Didalam sebuah DNA terdapat berbagai macam perintah dan disana juga terdapat sifat genetika atau keturunan. Adanya sifat genetika ini menyebabkan setiap makhluk hidup yang lahir memiliki kemiripan dari induknya.

Kata DNA sebenarnya merupakan sebuah singkatan dari deoxyribonucleic acid. Sebuah DNA dapat membuat replikanya sendiri, sehingga dapat menjadi lebih banyak. Molekul DNA di dalam tubuh manusia ini tersusun kedalam paket-paket yang sering disebut dengan kromosom. Pada tubuh manusia ini terdapat setidaknya 23 pasang Kromosom, adapun jumlah kromosom pada hewan berbeda dari manusia.

Fungsi DNA di Tubuh Manusia

DNA merupakan biomelukul pembawa sifat. Pada dasarnya, sebuah DNA makhluk hidup, terutama manusia memiliki fungsi utama sebagai penentu karakteristik pada diri manusia tersebut. Selain menentukan karakteristik biologis seseorang, fungsi DNA juga sebagai penyimpan mengenai informasi mengenai sifat genetika. Jadi DNA merupakan sebuah hal yang penting bagi semua makhluk hidup di muka bumi ini.

Selain fungsi utama, DNA yang terdapat pada tubuh manusia juga memiliki fungsi yang lain. Fungsi lain dari DNA dalam tubuh manusia tersebut yaitu membuat protein, kode guna mengaktifkan protein dan kode untuk menonaktifkan gen, berperan dalam proses pewarisan sifat dan berbagai fungsi lainnya.

Replikasi Atau Penggandaan DNA

Dari pengertian DNA sebagai pembawa sifat, maka DNA dalam tubuh manusia juga mengalami replika atau pelipat gandaan. Pada proses ini setiap sel akan membelah diri dan disertai dengan penggandaan DNA. Penggandaan DNA ini bertujuan agar setiap sel keturunan dari pembelahan ini mempunyai sebuah informasi genetika yang sama persis dengan asalnya. Sebuah DNA terbagi dalam empat basa, yaitu dengan singkatan A, C, G dan T. Setiap basa dalam DNA tersebut harus berpasangan dengan molekul yang sesuai. Misalnya saja setiap basa A akan berpasangan dengan T dan basa G dengan basa G.


Cari Artikel di Sini


Leave a Reply

*

%d bloggers like this: