Cara dan Syarat Membuat Kartu Keluarga (KK)

Kartu Keluarga atau disingkat sebagai KK adalah salah satu dokumen kependudukan yang sangat penting dan harus dipunyai oleh seseorang. Terlebih lagi bagi anda yang baru saja berkeluarga atau menikah, maka keberadaan kartu keluarga ini sangatlah penting. Untuk membuat kartu keluarga, tentunya diperlukan syarat syarat dan prosedur yang harus dilalui dan dipenuhi oleh si pencari kartu keluarga.

Bagi anda yang sudah melepaskan diri dari keluarga lama dan menikah secara resmi, maka membuat kartu keluarga baru adalah hal yang diwajibkan karena kartu ini digunakan dalam beberapa persyaratan mengurus administrasi seperti perijinan, melamar pekerjaan, membuat NPWP, dan lain sebagainya.

KK dapat dikatakan sebagai sebuah kartu identitas dari keluarga dimana didalamnya terdapat data data penting seperti halnya nama, susunan anggota keluarga lainnya, hubungan antar anggota keluarga, pekerjaan, dan juga berbagai macam informasi tambahan lainnya. Fungsi kartu keluarga adalah untuk mempermudah dalam melakukan pengurusan berbagai hal yang berkaitan dengan administrasi kependudukan dan urusan adminsitrasi lainnya yang membutuhkan data pribadi dan keluarga secara lengkap.

SYARAT MENGURUS KARTU KELUARGA (KK)

Dibutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk membuat kartu keluarga baru, karena terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui. Ketentuan dan prosedur dalam mengurus kartu keluarga sebenarnya juga sudah tertera dengan jelas pada peraturan perundang undangan yang berlaku. Namun, masih banyak sekali orang yang tidak paham dan tidak menaruh perhatian terhadap hal tersebut.

Tahapan dalam mengurus kartu keluarga tentu saja dimulai dari tingkat Rukun Tetangga atau RT hingga ke tingkat Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil atau DISDUKCAPIL yang terdapat di tiap tiap kabupaten/ kota di wilayah tempat tinggal atau domisili anda sesuai dengan E-KTP.

KK sebenarnya diperlukan penggantian mana kali terdapat perubahan susunan kekeluargaan dalam sebuah keluarga, baik itu anggota keluarga yang berkurang ataupun bertambah. Banyak sekali alasan yang menjadi penyebab terjadinya sebuah perubahan susunan dalam KK, seperti misalnya kelahiran, kematian, perceraian, dan masih banyak lagi. Berdasarkan peraturan yang masih berlaku, setiap terdapat perubahan susunan anggota keluarga, maka kepala keluarga wajib untuk lapor pada pihak Kelurahan maksimal 14 hari dari peristiwa perubahan yang bersangkutan.

Saat melakukan pelaporan, maka anda diharuskan membawa 2 lembar KK asli dan fotocopy untuk arsip ketua RT dan arsip sendiri. Setelah itu ketua RT akan memproses pada ketua RW dan ketua RW membawanya ke Kantor Kelurahan. Sedangkan untuk penerbitan KK baru, syarat dan prosedurnya berbeda beda tergantung dari kepentingan penerbitan KK yang bersangkutan.

KK BAGI PASANGAN BARU

Setelah pernikahan selesai dilakukan, hendaknya anda segera membuat KK baru. Prosesnya dapat anda awali dengan memohon surat Pengantar membuat KK baru dari ketua RT, setelah itu surat pengantar dibawa pada Ketua RW untuk dimintakan stempel, kemudian surat pengantar yang telah distempel dibawa ke Kelurahan dan isilah form permohonan KK baru di Kelurahan yang bersangkutan.

Untuk syarat administrasi yang dibutuhkan adalah Surat Pengantar dari Rt yang telah dibubuhi stempel oleh RW, fotokopi buku nikah ataupun akta perkawinan, dan juga surat keterangan pindah apabila anggota keluarga anda adalah pendatang baru di wilayah anda.

KK BARU AKIBAT PENAMBAHAN ANGGOTA KELUARGA KARENA KELAHIRAN

Syarat yang harus anda bawa saat membuat KK untuk penambahan anggota baru ini adalah :

  1. Surat pengantar dari RT ataupun RW,
  2. KK lama, dan
  3. Surat keterangan kelahiran.

KK BARU KARENA ADA ANGGOTA KELUARGA YANG MENUMPANG

Jika ada sanak saudara yang menumpang dan tinggal bersama anda dalam waktu yang lama, maka anda diharapkan dapat membuat perubahan data dalam KK dengan cara melengkapi persyaratan sebagai berikut :

  1. Surat Pengantar RT ataupun RW,
  2. KK lama,
  3. Surat keterangan pindah datang dari pihak yang berwenang,
  4. Surat keterangan datang dari luar negeri bagi WNI yang datang dan menetap bersama anda dari luar negeri, dan
  5. Paspor, izin tinggal tetap, beserta SKCK atau surat tanda lapor diri bagi WNA.

KK BARU KARENA PENGURANGAN ANGGOTA KELUARGA AKIBAT KEMATIAN

Sedangkan dalam hal memperbarui data akibat adanya fenomena kematian anggota keluarga adalah :

  1. Surat Pengantar dari RT ataupun RW,
  2. KK lama, dan
  3. Surat keterangan kematian.

Demikianlah tadi syarat dan prosedur dalam membuat permohonan kartu keluarga (KK) baru dalam berbagai macam kondisi kependudukan.

Cari Artikel di Sini



Leave a Reply

*

%d bloggers like this: