Apa Mungkin, Bisnis Tanpa Modal tapi Untung Besar? 6 Peluang Usaha Menggiurkan

Apakah bisa menjalankan sebuah bisnis tanpa modal dengan untung yang besar? Hal itu menjadi pertanyaan setiap orang yang ingin menjalankan sebuah bisnis.

Sebenarnya bila dipraktekkan dalam kenyataan, pertanyaan tersebut jawabannya tidak bisa. Mungkin kalau dengan modal yang sedikit, pasti bisa. Sebagai contoh saat kita berbisnis menjadi seorang reseller, menulis artikel untuk orang lain, maupun menyediakan sebuah jasa backlinks memang bisnis tersebut tak membutuhkan modal.

Tapi untuk pemasaran atau promosinya sendiri akan tetap mengeluarkan biaya walaupun kecil. Jadi intinya dalam menjalankan sebuah bisnis akan memerlukan modal walaupun hal tersebut tidak besar.

Agar lebih jelasnya lagi berikut ini kami akan memberikan beberapa contoh bisnis yang menggunakan modal yang kecil dan dapat dikerjakan oleh siapapun yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan. Bisnis yang dimaksuda dapat secara online maupun offline. Berikut ini daftarnya :

a. Content Writer (Penulis Lepas)

Profesi menjadi seorang penulis lepas adalah salah satu contoh usaha yang dapat kita jalankan tanpa mengeluarkan modal yang besar dan dapat kita kerjakan dari mana saja termasuk rumah asalkan punya koneksi internet. Untuk topik dari tulisan kita tergantung dengan order yang diminta. Nah untuk referensinya kita juga dapat mengambilnya dari internet maupun buku.

Dalam menjalankan profesi yang ini, kita mungkin hanya membutuhkan leptop dengan koneksi internet. Maka setiap bulan pemilik dari website yang order artikel kita akan mengirimkan pembayaran, memang nilainya tak besar tapi nilainya lumayan untuk tambahan. Bahkan hal ini juga dapat mengembangkan kemampuan kita untuk menulis artikel.

Harga untuk setiap artikel sangat bervariasi tergantung dengan kualitas yang Anda berikan, ada yang berani membayar mahal ada juga yang mau dibayar murah. Harga paling murah dipasar itu sekitar Rp 2000/100 kata. Jadi kalau ada yang mesan 500 kata biayanya Rp 10.000

Tapi untuk standard penulisan yang bagus, sesuai dengan prinsip jurnalistik dan SEO Offpage harganya bisa 3-4 kali dari itu, jadi semakin bagus kualitas tulisan yang Anda punya maka semakin mahal pula harga jualnya.

b. Jadi Reseller atau Dropshipper

Salah satu keuntungan menjadi seorang reseller adalah kita tak perlu pusing-pusing untuk membuat sebuah produk atau menyetok barang yang akan kita jual.

Kita hanya berfokus kepada proses marketing serta penjualan produk orang lain saja. Walaupun begitu kita juga harus dapat memastikan bahwa setiap produk yang akan kita jual memang mempunyai kualitas bagus.

Salah satu reseller dalam bisnis offline misalkan saja menjual kue buatan orang lain. Misalkan saja kita berkeliling menjual kue dimana kue tersebut adalah buatan orang lain dan kita akan mendapatkan keuntungan dari selesih harga dari pembuat kue tadi.

Konsep Bisnis Dropship

Konsep Bisnis Dropship (gambar : startupbisnis.com)

Sedangkan untuk bisnis online tentunya akan terbuka lebih besar kesempatannya untuk menjalankan reseller maupun dropship. Akan tetapi untuk dapat menjalankan bisnis reseller maupun dropship ini kita harus mempunyai sebuah website ataupun blog yang akan kita pergunakan sebagai toko atau “etalase” atau sebagai tempat memajang (display) semua barang yag kita jual.

Website atau blog tadi kita dapat buat dengan menggunakan layanan gratis seperti Blogger maupun WordPress. Walaupun demikian bila ingin tampilannya  terlihat lebih profesional, maka akan ada baiknua kita membuat website atau blog ini denga nama domain sendiri.

Hal ini memang tidak gratis akan tetapi modal yang kita keluarkan untuk membeli domain lebih kecil dengan menyewa sebuah tempat berjualan. Tapi hal itu kembali kepada diri kita masing-masing.

Tetapi, ada sebuah stigma bagi para pebisnis online. Kalau reseller itu artinya kita beli barang borongan alias nyetok barang dulu, baru dijual kembali. Sedangkan dropshipper kita tidak perlu nyetok barang dulu. Mana yang lebih baik? Keduanya sama-sama baik, kalau untuk pemula yang modal minim ya dropship dulu tidak masalah.

c. Jadi Driver Ojek Online

Sekarang ini sedang sangat marak ojek online, dengan Gojek dan Grabbike yang menjadi pemain utamanya. Keduanya sedang sangat booming di Indonesia terutama di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung dan Yogyakarta.

Ini tentu saja menjadi peluang bisnis yang sangat menggiurkan, Anda bisa kerja sambilan menjadi driver ojek. Tidak seperti ojek konvensional, Anda bisa “nongkrong” dimana saja sambil menunggu order yang datang melalui smartphone Anda.

Kalau ojek konvensionalkan Anda harus “nongkrong” di pangkalan ojek untuk mendapatkan pelanggan. Konsep ojek online ini adalah sharing economy artinya berapa banyak uang yang Anda dapatkan tergantung seberapa banyak customer yang Anda dapatkan. Jadi semakin banyak yang order semakin banyak pula yang Anda dapatkan.

Jadi perbulan bisa tinggi bisa rendah, tidak seperti kerja kantor dengan gaji pasti bulanan.

d. Bisnis Broker / Agensi / Perantara

Bila kita adalah seorang yang mempunyai kemampuan dalam bidang marketing yang baik, maka kita dapat mencoba untuk menjadi seorang broker atau agen.

Misalkan saja adalah menjadi seorang agen property. Keuntunganya dari menjual property ini dapat menjadi dua pihak, yakni dari pemilik dan pembeli properti.

Pemilik umumnya akan memberikan tip kepada orang yang berhasil membantunya untuk menjualkan propertinya sedangkan untuk pembeli yang senang umumnya juga akan memberikan tip pula pada orang yang telah memberikan informasi serta membantunya untuk menemukan property seperti yang dia inginkan.

Konsep ini juga dipakai di bisnis sharing economy seperti ojek online diatas. Pihak broker disini adalah Gojeknya, Gojek bukan perusahaan ojek melainkan perusahaan yang menghubungkan antara sopir ojek dengan calon konsumen. Jadi bukan Gojeknya yang punya armadanya.

e. Menjadi vLogger dan Blogger Profesional

Banyak dari blogger yang telah memiliki panghasilan rutin dari blog yang mereka kelola. Jika kita memiliki blog maupun website dengan trafik pengunjung yang tinggi amak hal ini sangat dapat dipastikan bahwa blog tersebut akan memberikan penghasilan rutin bagi kita. Ada beberapa teknik untuk mendapatkan penghasilan dari blog dengan trafik engunjung yang tinggi, dengan cara space iklan uang disewakan, memalui PPC (Google Adsense), program pay per lead, dan lain-lain.

Akan tetapi perlu kita ketahui bahwa agar membuat sebuah bloh mempunyai trafik yang tinggi dan disukai oleh banyak pengunjung bukanlah suatu hal yang mudah.

Blog tersebut harus mempunyai konten-konten yang original serta disukai oleh para pengunjungnya. Selain hal tersbeut tampilan serta navigasinya juga harus user friendly. Dan untuk semua itu harus jangan pikir suatu hal yang mudah, kita harus mempunyai khusu, baik itu dalam bidang webmaster, penulis konten dan juga pebisnis online.

Banyak teman saya yang sudah mapan menjadi blogger mulai beralih menjadi vLogger. Menurut saya alasan utamanya hanyalah soal kebosanan saja, mungkin sudah jenuh nulis ingin ganti suasana lain maka seriuslah menjadi vLogger.

Jadi perbedaan utamanya hanya pada konten yang disajikan saja, kalau blogger itu identik dengan tulisan kalau vLogger itu identik dengan video. Tapi keduanya bisa dikombinasikan dengan baik, yaitu di web bisa share artikel bisa share video. Tergantung mood saja.

f. Menjual Jasa Apapun / Freelancer

Bisnis penyedia jasa umumnya dapat kita kerjakan dengan tanpa modal yang besar. Namun kita juga menemui dalam beberapa kasus, bisnis yang menyediakan jasa ini akan membutuhkan modal materiil yang tak sedikit. Dan salah satu bisnis dengan modal kecil untuk menyediakan jasa penulis artikel, menyediakan jasa SEO (Search Engine Optimization), dan lain sebaginya.

Jangan pernah malu menawarkan jasa berdasar kemampuan yang Anda miliki, sesepele apapun itu. Jika bisanya masak ya freelance aja jadi juru masak, dll. Yang penting Anda serius dan tidak gensi.

Itu tadi adalah beberapa contoh peluang bisnis / kerja dengan modal yang sangat minim. Saya tetap tidak akan setuju jika bisnis tanpa modal, tidak ada bisnis tanpa modal minimal modal dengkul/modal otak. Itu tetap modal! Jadi modal disini bisa berupa uang, skill, atau ide dan gagasan.

Jadi jangan persempit pengertian modal hanya pada uang saja ya 😀

Ide nulis : maxmanroe


Cari Artikel di Sini


Leave a Reply

*

%d bloggers like this: