3 Langkah Menyusun Business Plan Yang Baik

Business plan atau dalam istilah Indonesia adalah rencana bisnis memang sebuah hal yang sangat penting bagi kita yang menjalankan roda usaha atau bisnis.

Dengan mempunyai bisnis plan yang baik, maka bagi kita pebisnis akan mempunyai semacam panduan serta pentunjuk jalan agar dapat memudahkan bahkan dapat memberi arahan untuk dapat lebih fokus lagi untuk menjalankan usaha kita.

Dengan kita mempunyai business plan yang baik, maka kita sebagai pebisnis juga mempunyai peluang yang sangat besar untuk dapat menarik para investor agar dapat menanamkan modalnya pada usaha yang kita jalankan yang mana hal tersebut akan menjadikannya sebagai proposal serta bahan presentasi.

Mengingat bahwa betapa pentingnya business plan ini, mka kita harus paham betul dan mengerti akan teknik-teknik maupun lngkah-langkah untuk menuliskan business paln ini.

Akan lebih baik bila kita menuliskan business plan ini, hal ini agar kita kita tak mudah lupa serta bisa dapat dilihat dan dibaca oleh para investor saat kita sedang membutuhkan dana tambahan. Lalau seperti apa cara serta langkah untuk menuliskan business plan yang baik ini? Berikut ini ulasan singkatnya.

Langkah 1: Mengenal Bisnis Anda

Sebelum kita benar-benar menuliskan business plan kita, maka akan lebih baik bila kita telah mengenal dengan baik tentang bisnis yang sedang kita jalankan.

Bisa dapat mempelajari serta memahami secara keseluruhan serta mendalam tentang bentuk usaha, potensi yang ada serta segala tantangan yang akan kita hadapi. Untuk itu kitadapat menggunakan teknik analisa SWOT. Kita juga dapat mempelajari semua hal yang terkait dengan bisnis kita dengan banyak cara seperti halnya membaca buku bahkan mencari referensi yang lain, kita juga dapat bertanya ataupun berdiskusi kepada para ahli maupun orang yang telah menjalankan bisnis sebelum kita.

Baca juga : Marketing Analysis, Cara Tepat untuk Tingkatkan Produktifitas

Disini kita juga harus menentukan visi dari bisnis kita. Visi adalah sebuah pandangan yang jauh kedepan tentang tujuan serta sasaran yang akan kita capai dari usaha kita. Setiap usaha atau bisnis bahkan tidak ketinggalan perusahaan memang wajib mempunyai visi ini baik itu usaha atau bisnis dalam skala kecil sampai skala besar.

Dengan kita mempunyai visi yang jelas, hal ini juga akan memudahkan kita untuk merancang alur dari rencana bisnis kita. Nyatakan atau tuliskan visi dari bisnis atau bahkan perusahaan kita dengan kalimat atau bahasa yang jelas dan mudah untuk dipahami oleh orang lain.

Langkah 2: Tentukan Audiens Anda

Selanjutnya kita perlu menentukan target audiens atau sasaran pemasaran produk kita. Dengan target audiens yang tepat ini, akan mempermudah kita untuk menyesuaikan konten business plan kita dengan baik dan benar. Sebagai contoh business plan untuk para investor, maka kita juga harus menyususun business plan ini dengan lebih serius, mendalam dan juga secara profesional.

Langkah 3: Saatnya Menuliskan Business Plan Anda

Terkahir, setelah kita selesai dengan tahapan-tahapan diatas dengan baik, maka ini saat kita untuk menuliskan business plan kita dengan urutan sebagai berikut ini :

  1. Pertanyaan Misi. Kita perlu menjelaskan satu sampai dengan 3 paragraf singkat tentang misi serta tujuan dari bisnis yang kita jalankan, kita juga perlu untuk menuliskan prinsip-prinsip yang kita anut pada bisnis kita. Oh iya untuk bagian ini kita juga perlu untuk menyatakan keunikan atau unique selling point (USP) yang membedakan antara bisnis kita dengan perusahaan yang lain yang bergerak dalam bidang hal sama.
  2. Ringkasan Efektif. Pada bagian ini kita akan menuliskan ringkasan singkat mengenai bisnis kita, cukup dengan satu hingga dua paragraf saja. Dengan adanya ringkasan, maka akan memudahkan para pembaca bahkan investor untuk melihat potensi yang ada dalam bisnis kita dengan cepat dengan efektif. Begitupun dengan sebaliknya, tanpa adanya ringkasan ini, para pembaca akan merasa cepat jenuh dan bosan.
  3. Penawaran Produk (Barang atau Jasa). Untuk selanjutnya kita perlu untuk menuliskan atau mendeskripsikan produk baik itu berupa barang atau jasa yang akan kita tawarkan lengkap dengan harga yang kita jual.
  4. Target Pasar. Oh iya jangan sampai lupa untuk menuliskan target (segmentasi) pasar yang akan kita sasar oleh bisnis yang kita jalankan. Kita perlu jelas target pasar dari bisnis kita, tunjukkkan pula bagaimana target pasar kita ini akan membeli apa yang akan kita tawarkan.
  5. Marketing Plan. Kita juga perlu untuk menuliskan rencana (strategi) pemasaran dari bisnis kita pada business plan. Kita perlu untuk menjelaskan secara rinci tentang bagaimana biaya pemasaran, alasan kenapa kita memilih strategi pemsaran yang kita gunakan bahkan juga target yang akan kita capai dar penggunaan strategi pemasaran tersebut.
  6. Analisis Industri dan Tingkat Persaingan. Tuliskan pula analisis secara lengkap serta secara keseluruhan terhadap bidang bisnis kita juga perlu mencantumkan kompetisi maupun tingkat persaingan dari bisnis yang kita lakukan.
  7. Laporan Keungan. Yang ini akan beriksan informasi mengenai segala hal yang ada kaitannya dengan pembiayaan atau modal dan juga pendapatan yang terdapat pada bisnis yang kita jalankan. Bila kita telah menjalankan bisnis kita beberapa tahun, maka kita akan mencantumkan saja laporan keuangan neraca laba rugi dari bisnis kita kepada calon investor.
  8. Resume of Company Principal. Oh iya kita juga dapat menuliskan penjalasan akan struktur karyawan pada perusahaan atau bisnis yang kita jalankan. Kita juga perlu untuk menyertakan biografi serta latar belakang profesional dari setiap karyawan yang signifikan dalam bisnis kita.
  9. Penawaran Anda. Yang terakhir adalah menuliskan segala penawaran dan juga paket-paket investasi yang kita punya kepada semua calon investor.

Cari Artikel di Sini


Leave a Reply

*

%d bloggers like this: