Definisi Pasar, Serta Perbedaan Pasar Bisnis dan Pasar Konsumen

Definisi Pasar – Istilah pasar ini mengandung banyak pengertian, ada yang mengartikannya tempat bertemunya penjual dan pembeli, barang atau jasa yang ditawarkan untuk dijual, dan tempat terjadi perpindahan kepemilikan.

Dan ada pula yang mengartikan pasar adalah suatu permintaan yang dibuat oleh sekelompok orang yang berupa pembeli potensial terhadap suatu barang ataupun jasa.

Pada dasarnya pasar merupakan tempat atau lokasi dimana terdapat pembeli potensial dan juga terdapat penjual dengan produk yang siap di tawarkan kepada sang pembeli.

Namun pengertian-pengertian diatas masih sangat bersifat umum, sedangkan bila kita membuat definisi pasar lebih spesifik bahwa pasar terdiri atas semua pelanggan potensial yang mempunyai kebutuhan akan jasa atau produk yang mungkin sanggup atau bersedia untuk melakukan proses pertukaran guna untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Dengan demikian besar kecilnya pasar dipengaruhi oleh seberapa banyak orang yang mempunyai kebutuhan, mempunyai sumber daya yang di punyai orang lain dan bersedia untuk menawarkan sumber daya tersebut untuk ditukar agar dapat memenuhi kebutuhan mereka.

Seperti telah dibahas dalam artikel sebelumnya pasar terbagi atas dua macam yaitu pasar konsumen akhir dan pasar organisasional (pasar bisnis). Pasar konsumen akhir terdiri atas individu dan rumah tangga yang tujuan dari pembelian produk atau jasa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi atau untuk dikonsumsi langsung.

Perilaku pasar konsumen ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti, budaya, sosial, pribadi, dan psikologis. Dengan faktor tersebut akan memberikan petunjuk tentang bagaimana dapat mencapai dan melayani para konsumen secara lebih baik dan efektif. Dengan begitu perusahaan dapat mendapat keuntungan berupa materi dan pelanggan yang setia atau loyal terhadap produk perusahaan.

Sebelum perusahaan merencanakan sebuah program pemasaran, perusahaan perlu mengetahui siapa konsumen sasarannya, dan bagaimana proses keputusan mereka. Dengan begitu perusahaan dapat membuat produk yang sesuai dengan konsumen sasarannya dan juga dapat menghemat biaya.

Karena itu analisis pasar sangat diperlukan untuk mengetahui peran dari setiap orang dalam mempengaruhi pengambilan keputusan, kriteria pembelian mereka, dan pengaruh mereka terhadap pembelian. Hal ini sangatlah penting karena mempunyai implikasi dan merancang produk, menentukan pesan-pesan komunikasi dan mengalokasikan anggaran untuk biaya promosi (iklan).

Sedangkan untuk pasar organisasioanal biasa disebut dengan pasar produsen karena pembelinya merupakan produsen yang akan mengolah lagi produk yang dibelinya.

Pasar ini terdiri atas organisasi , pemakai industri, pedagang, pemerintah, dan juga lembaga non profit yang tujuan pembeliannya untuk di diproses lagi hingga menjadi produk akhir yang siap dijual kembali, disewakan, dipasok kepada pihak lain, baik untuk memperoleh keuntungan (laba) ataupun untuk mensejahterakan para anggotanya.

Adapun ciri-ciri yang membedakan pasar bisnis dengan pasar konsumen, seperti :

  1. Pembeli (konsumen) pasar organisasional lebih sedikit dibandingkan dengan pasar konsumen, dikarenakan biasanya pembeli pasar organisasional hanya perusahaan atau industri tertentu saja.
  2. Volume (jumlah) pembeliannya lebih besar/banyak daripada pasar konsumen, karena produk yang dibeli kan diolah dan dijual lagi maka diperlukan jumlah yang banyak.
  3. Hubungan antara pemasok dengan pelanggan lebih akrab dan dekat
  4. Pembeli (konsumen) lebih terpusat secara geografis, misal pada kota industri, pertokoan di pusat keramaian.
  5. Permintaannya cenderung bersifat permintaan turunan (derived demand)
  6. Permintaannya tidak elastis (permintaannya tidak banyak dipengaruhi oleh perubahan harga), dikarenakan konsumen (perusahaan atau industri) berapapun harganya pasti kan membeli produk tersebut untuk membuat produknya yang kan dijual lagi.
  7. Permintaannya bergejolak, terutama pada pabrik dan peralatan baru
  8. Pembeliannya dilakukan secara profesional oleh agen pembelian yang sudah terlatih, disini perusahaan akan mengirim orang yang sudah berpengalaman dan cakap untuk melobi dan menawar produk yang akan dibeli untuk memenuhi kebutuhan perusahaan.
  9. Orang yang mempengaruhi keputusan pembelian pada pasar bisnis cenderung lebih banyak dibanding dengan pasar konsumen
  10. Pembeliannya kadang dilakukan langsung dari pabrik, dan tidak jarang pembelian bersifat pertukaran timbal balik. Misalkan saja perusahaan mobil ingin membeli ban, maka pembeliannya akan dilakukan langsung di pabrik dan jumlah pembeliannya banyak sehingga tidak dapat dilakukan pada agen atau toko ban.

Cari Artikel di Sini


Definisi Pasar, Serta Perbedaan Pasar Bisnis dan Pasar Konsumen | Admin | 4.5
%d bloggers like this: