9 Peluang Bisnis Baru Minim Kompetitor dan Tips Mengenali Resiko Bisnis

Sekarang ini pemerintah sedang giat menyuarakan tentang ekonomi kreatif. Keseriusan pemerintah ini terbukti dengan dibentuknya Badan Ekonomi Kreatif untuk mendukung ide-ide kreatif dari para pengusaha riil yang punya nilai ekonomi. Dan bagi kita yang masih berjiwa muda dan penerus bangsa harusnya bisa memanfaatkan peluang usaha yang ada disekitar kita. Paling tidak kita punya 1-2 ide sederhana tapi bisa kita wujudkan kedalam usaha riil. Berikut ini ada beberapa bisnis yang belum banyak diketahui.

1. Bisnis Kuliner Sederhana

Memang bisnis kuliner tiada matinya, dan akan terus tumbuh. Memang tiap bulannya ada beberapa bisnis baru hadir dan usaha kuliner lama tutup karena tak laku. Untuk itu kita membutuhkan ide-ide kreatif untuk memasarkan usaha kuliner kita dan bisa saja usaha kuliner kita dikombinasikan dengan makanan yang telah populer.

2. Filp Cover Komputer Tablet

Semakin populernya perangkat smartphone dan tablet membuat peluang usaha yang berkaitan dengan keduanya terbuka lebar. Dan peluang usaha yang bisa kita bidik adalah dengan menjual flip cover tablet. Bukan hanya sekedar untuk pengaman, tapi sekarang ini flip cover tablet yang dijual juga menawarkan keunikan motif. Motif yang dimaksud adalah motif batik, untuk sekarang ini masih sedikit yang menjual flip cover batik. Pastinya kita harus mensesuaikan model flip cover batik yang paling banyak disukai.

3. Barang Antik

Walaupun zaman sekarang sudah maju, tapi ternyata masih menyisakan ceruk bisnis yang belum banyak dikatahui orang. Coba saja lihat dibeberapa cafe di Indonesia, mereka sengaja menyajikan nuansa tempo dulu dengan dihiasi barang-barang antik. Bila kita memang kita pecinta barang antik tak ada salahnya untuk mencoba bisnis yang satu ini.

4. Pengecetan Air Brush

Bila kita pandai dalam seni maka kita bisa munjual jasa kita kepada para penghobi seni lukis, dan salah satu tekninya yakni menggunakan Air Brush. Teknik Air Brush sendiri adalah sebuah seni lukis yang memanfaatkan tekanan udara untuk mempermudah serta mempercepat pembuatan seni lukis ini. Biasanya seni ini dituangkan ke peralatan seperti mobil, motor, helm, cassing hp, dan peralatan lainnya.

5. Kompor Berbahan Bakar Non Minyak Bumi

Ini memang cocok bagi kita yang berminat di bidang ilmiah, tapi tentunya masih punya sense of business yang tinggi. Kita bisa membuat kompor yang menggunakan bahan bakar alternatif seperti minyak nabati maupun bahan bakar lainnya. Hal ini paling cocok kita aplikasiakan untuk menghadapi fluktuatif harga BBM. Dengan harga murah pastinya bisa bersaing dengan kompor berbahan bakar minyak, punya banyak keunggulan dan tak kalah dengan kompor berbahan bakar elpiji.

6. Produk Daur Ulang

Sekarang ini banyak sekali himbauan untuk melakukan usaha ramah lingkungan melalui Kampanye Go Green oleh berbagai organisasi maupun instansi terkait. Nah disini kita bisa mengambil peluang usaha nyata, contohnya dengan membuka usaha pembuatan kresek daur ulang, pembuatan kerajinan berbahan plastik bekas kemasan, maupun kerajianan dari bubur kertas. Ini tentunya akan sangat menguntungkan kita, karena kita terbantu dari sisi promosi dengan adanya kampanye tersebut.

7. Menjadi Reseller Usaha Kreatif

Menjadi seorang mempunyai banyak keuntungan, karena kita tak membutuhkan modal, kita hanya butuh kreatifitas dalam menjual barang dengan menggunakan berbagai media online. Produk yang kita jual pun dapat beragam, kita tinggal mencari suplier yang melayani sistem reseller ini dan kita bisa langsung bisa menjualnya.

8. Jasa Kebersihan Keliling

Dengan kesibukan kita saat ini, membuat kita tak sempat membereskan rumah kita. Dan sekarang ini juga telah banyak banyak jasa (usaha) yang sangat memanjakan kita karena hal itu. Salah satunya yakni jasa kebersihan keliling, kita tahu banyak orang yang menginginkan lingkungannya bersih dalam waktu singkat. Nah disini kita bisa menjual jasa kebersihan ini dengan dimodifikasi agar mudah dijual ke masyarakat.

9. Bisnis Online Content Writer Sampai Programmer

Memang adanya internet ini membuka banyak peluang bisnis, mulai dari yang sederhana seperti menjadi seorang content writer, sampai dengan yang sulit dan rumit yakni menjadi programmer. Memang disini kita dituntut untuk kreatif untuk memenangkan persaingan di bisnis ini, baik itu dalam segi penawaran maupun kualitas jasa serta produk yang kita jual.

Kenali Risiko Sebelum Memulai Bisni Baru

Salah satu yang membuat kita gagal dalam berbisnis adalah tak mengenali risiko yang ada. Risiko bisnis memang kurang terpantau disaat kita belum ahli dalam usaha tersebut. Tapi paling saat kita memuali bisnis (usaha) baru, kita harus mengenali beberapa risko berikut ini.

1. Risiko Tim Bisnis

Disaat kita melakukan kerjasama dengan pihak lain, maka risiko ini kemungkinan akan hadir. Dan umumnya ini terkait bagaimana partner kita mau bertahan dalam memajukkan bisnis bersama-sama. Kunci sukses dalam berbisnis adalah kekompakan dari tim pengelolanya.

2. Risiko Keuangan

Risiko ini berkaitan dengan modal dan biaya operasional awal. Sebagian dari kita pastinya akan menggunakan dana pribadi, pinjaman atau bahkan memperoleh pendanaan dari sebuah badan untuk menenuhi aspek tersebut. Tapi ingat, kita tak boleh salah memprediksi atau salah perhitungan, karena akan berakibat kita terjebak defisit (negatif cash flow).

3. Risiko Pasar

Hal ini terkait dengan segmen pasar yang akan kita masuki, apakah bisa bersaing di bidang tersebut atau tidak. Maka kita perlu mengenali risiko dengan banyak bertanya, melihat perilaku target pasar, bagaimana mereka membeli, dan apa yag membuat menarik mereka.

Kita juga perlu mengetahui respon pasar terhadap produk kita. Untuk meminimalkan risiko ini kita bisa melakukan riset dan survei.

4. Risiko Barang/Produk

Risiko ini berhubungan dengan produk yang kita jual dan biasanya sangat erat kaitannya dengan konsumen dan pasar. Atau boleh kita terjemahkan bila barang kita tak laku jual maka akan sampai kapan barang tersebut bisa bertahan? Nah untuk itu perhitungkan dengan matang hal ini.

Berani Ambil Risiko

Keberanian untuk mengambil risiko yang terukur adalah modal awal bagi seorang pengusaha. Risiko dan kesuksesan menjadi dua sisi mata uang yang tak mungkin bisa kita hindari. Karena makin tinggi potensi keuntungan dibalik usaha maka makin tinggi pula risiko yang mengintai kita. Tapi yang harus kita yakini saat memulai bisnis adalah kita bisa mengontrol risiko tersebut.

Cari Artikel di Sini


9 Peluang Bisnis Baru Minim Kompetitor dan Tips Mengenali Resiko Bisnis | Admin | 4.5
%d bloggers like this: